05 Desember 2016

PELUKAN SAAT SAKIT

Jarar Siahaan

Ganjil: aku tidak yakin, tapi selalu manjur.

Aku punya tabiat setiap anakku jatuh sakit: aku memeluk atau mengusap-usap kepalanya dan membisikkan sesuatu ke telinganya ketika ia sudah tidur dengan nyenyak.

Suatu hari putraku demam. Setelah minum obat, ia kutemani di kamar. Begitu ia tertidur, aku berbaring di sampingnya. Pada saat itulah aku mengelus-elus kepalanya sembari berbisik. Aku mengucapkan beberapa kalimat beberapa kali seolah-olah ia sedang mendengarku. Biasanya beberapa jam kemudian atau besoknya panas badannya banyak berkurang, dan ia sembuh.

Tentu saja ia sembuh karena telah minum obat, beristirahat, dan makan juga cukup.

Dampak pelukan dan bisikanku itu barangkali tidak ada, atau ada tetapi kebetulan semata.

Balige, Toba Samosir, 5 Desember 2016